Lewati ke konten utama

Cari di CooLWJ

选择搜索范围,输入关键词后按回车。

Bahasa

Sampul 《Rindu Meresap hingga ke Tulang》

Liris bernuansa Tiongkok klasik · Penciptaan musik AI

Rindu Meresap hingga ke Tulang

Ku Wuji · Musik AI · 3 kali dibaca

Diilhami dua puisi 《新添声杨柳枝》 (Nada Baru untuk Ranting Dedalu) karya Wen Tingyun. 一尺深红胜曲尘,旧物不如新;合欢桃核掰开看,里许元来别有人。井底点灯深嘱伊,共郎长行莫违期;玲珑骰子嵌红豆,入骨相思知不知。Artinya: sehelai kain merah tua mengungguli kuning kehijauan, barang lama kalah dari yang baru; belahlah biji persik lambang kebersamaan, ternyata di dalamnya ada orang lain. Menyalakan lampu di dasar sumur menyiratkan pesan mendalam kepadamu, jangan ingkari janji saat bepergian jauh bersamanya; dadu mungil bertatah kacang merah, tahukah kau rindu yang meresap ke tulang. Lagu cinta yang menyanyikan teka-teki bermakna ganda hingga ke tulang. Vokal pria dan wanita menyanyikan lirik yang sama.

Sebaris lirik dalam lagu

井底点灯深深嘱你 — Menyalakan pelita di dasar sumur, berpesan kepadamu dengan sungguh-sungguh; kata 深 yang berarti dalam menggemakan 谆, ketulusan dalam memberi nasihat

Pergi jauh jangan sampai melewatkan waktu pulang

Baca lirik lengkap ↓

Pilih versi nyanyian di bawah ini, biarkan melodi menemani Anda membaca puisi ini hingga selesai.

Ada lagu di antara kata-kata

Lirik

[Pembuka]

[Bait 1]

Sehasta kain baju baru berwarna merah tua

Menindih semua pakaian lama di lemari

Orang selalu berkata suka yang baru bosan yang lama

Mana mungkin orang lama semenyenangkan orang baru

Kubelah biji persik kembar yang menyatu

Di dalam bijinya tersembunyi dunia tersendiri

[Pra-Refrain]

Ternyata sedekat apa pun dua hati berdampingan

Tetap bisa terpisah oleh celah yang tak terlihat

[Refrain]

井底点灯深深嘱你 — Menyalakan pelita di dasar sumur, berpesan kepadamu dengan sungguh-sungguh; kata 深 yang berarti dalam menggemakan 谆, ketulusan dalam memberi nasihat

Pergi jauh jangan sampai melewatkan waktu pulang

Sebiji kacang merah tertanam di dalam dadu

Tahukah kau kerinduan yang meresap hingga ke tulang

Pada malam hari kau merabanya sambil bertanya kepada diri sendiri

Adakah sesuatu yang sama

[Bait 2]

Besok kau akan pergi jauh

Semalaman kurapikan bekal perjalananmu

Menyalakan sebuah pelita di dasar sumur

Nyala pelita menerangi kata-kata pesan

Di jalan jangan sampai urusan terbengkalai karena asyik bermain

Segala hal di perjalanan terus kupikirkan

[Pra-Refrain]

Kumasukkan dadu ke dalam bekal perjalananmu

Titik merah itu rahasia yang kusimpan

[Refrain]

井底点灯深深嘱你 — Menyalakan pelita di dasar sumur, berpesan kepadamu dengan sungguh-sungguh; kata 深 yang berarti dalam menggemakan 谆, ketulusan dalam memberi nasihat

Pergi jauh jangan sampai melewatkan waktu pulang

Sebiji kacang merah tertanam di dalam dadu

Tahukah kau kerinduan yang meresap hingga ke tulang

Pada malam hari kau merabanya sambil bertanya kepada diri sendiri

Adakah sesuatu yang sama

[Instrumental]

[Bait 3]

Hari-hari setelah kepergianmu

Aku selalu antara percaya dan ragu

Orang yang tersembunyi di dalam biji itu

Siapakah itu aku pun tak berani bertanya

Bertanya takut ternyata benar

Namun tanpa bertanya, tak sanggup kutelan kegelisahan ini

[Jembatan]

Dadu itu terbuat dari tulang

Kacang merah tertanam di celah tulang

Setiap kali dadu dilempar

Selalu terdengar kacang merah menghela napas

Ternyata yang disebut rindu itu

Itulah ranting yang tumbuh dari dalam tulang

Tak bisa dicabut dan tak bisa dibuang

Katakan bagaimana aku harus menghindarinya

[Bait 4]

Pada hari kau kembali

Akan kutanyakan dengan saksama di hadapanmu

Tak kutanyakan orang di dalam biji itu

Hanya menanyakan beberapa kata tentang rindu yang merasuk ke tulang

Jika kau juga memiliki biji kacang merah

Lemparkan tepat ke kedalaman mataku

[Refrain Terakhir]

井底点灯深深嘱你 — Menyalakan pelita di dasar sumur, berpesan kepadamu dengan sungguh-sungguh; kata 深 yang berarti dalam menggemakan 谆, ketulusan dalam memberi nasihat

Pergi jauh jangan sampai melewatkan waktu pulang

Sebiji kacang merah tertanam di dalam dadu

Tahukah kau kerinduan yang meresap hingga ke tulang

Pada malam hari kau merabanya sambil bertanya kepada diri sendiri

Adakah sesuatu yang sama

[Penutup]

Lampu di dasar sumur masih menyala

入骨相思知不知(Tahukah kau akan rindu yang meresap hingga ke tulang)

Suasana puisi klasik dan lirik orisinal · Kreasi musik AI

Berikut adalah terjemahan lirik; rekamannya tetap menggunakan nyanyian versi asli, tanpa pembuatan ulang audio.

Kolom komentar

Sedang memuat komentar…

Interpretasi satu · Vokal pria

4:28

Interpretasi satu · Vokal wanita

4:46

Pilih tema favorit

Tema pilihan berlaku di seluruh situs.