Lewati ke konten utama

Cari di CooLWJ

选择搜索范围,输入关键词后按回车。

Bahasa

Sampul 《Sang Bangsawan Boleh Tetap Tinggal》

Liris bernuansa Tiongkok klasik · Penciptaan musik AI

Sang Bangsawan Boleh Tetap Tinggal

Ku Wuji · Musik AI · 2 kali dibaca

Terinspirasi oleh 《山居秋暝》 karya Wang Wei, “Senja Musim Gugur di Kediaman Pegunungan”. 空山新雨后,天气晚来秋;明月松间照,清泉石上流。竹喧归浣女,莲动下渔舟;随意春芳歇,王孙自可留。 Setelah hujan baru membasahi gunung sunyi, udara senja terasa bagai musim gugur; bulan terang bersinar di sela pinus, mata air jernih mengalir di atas batu. Rumpun bambu riuh oleh perempuan pencuci pakaian yang pulang, teratai bergerak saat perahu nelayan meluncur ke hilir; biarlah keharuman musim semi memudar, sang bangsawan muda tetap boleh tinggal. Gunung sunyi sehabis hujan, pinus dan bulan, mata air dan batu, perempuan pencuci pakaian serta perahu nelayan—biarpun keharuman musim semi sirna, gunung pada musim gugur ini cukup untuk membuat orang menetap. Dinyanyikan oleh suara pria dan wanita dengan lirik yang sama.

Sebaris lirik dalam lagu

空山新雨后,天气晚来秋 — Sehabis hujan baru di gunung sunyi, udara senja membawa musim gugur

明月松间照,清泉石上流 — Bulan terang bersinar di sela pinus, mata air jernih mengalir di atas batu

Baca lirik lengkap ↓

Pilih versi nyanyian di bawah ini, biarkan melodi menemani Anda membaca puisi ini hingga selesai.

Ada lagu di antara kata-kata

Lirik

[Pembuka]

[Bait 1]

Hujan baru saja berhenti

Seluruh gunung, tercuci bersih dan elok

Udara menjadi selapis lebih sejuk

Angin petang berembus, musim gugur pun menampakkan diri

Berjalan di jalan setapak gunung

Bergeser selangkah demi selangkah, semuanya terasa nikmat

[Pra-Refrain]

Saat mendongak, bulan telah muncul

Menunduk tepat kudengar, mata air mengalun panjang

[Refrain]

空山新雨后,天气晚来秋 — Sehabis hujan baru di gunung sunyi, udara senja membawa musim gugur

明月松间照,清泉石上流 — Bulan terang bersinar di sela pinus, mata air jernih mengalir di atas batu

竹喧归浣女,莲动下渔舟(Rumpun bambu riuh oleh para perempuan yang pulang mencuci,teratai bergerak saat perahu nelayan meluncur ke hilir)

随意春芳歇,王孙自可留 — Biarlah keharuman musim semi berakhir sesukanya, wahai bangsawan muda, engkau tetap boleh tinggal

Jika harum musim semi hendak berakhir, biarkan ia bebas

Musim gugur di pegunungan,layak dinantikan

[Bait 2]

Cahaya bulan menembus daun-daun jarum pinus

Satu demi satu, jatuh dan tak beranjak

Mata air jernih mengalir mengitari batu

Mengasah batu hingga lembut

Gemercik air dan cahaya bulan sibuk dengan urusan masing-masing

Tak berebut tak bersaing, juga tak berpisah

[Pra-Refrain]

Tiba-tiba rumpun bambu riuh

Gadis-gadis pencuci pakaian,tak henti tertawa dan bercakap

[Refrain]

空山新雨后,天气晚来秋 — Sehabis hujan baru di gunung sunyi, udara senja membawa musim gugur

明月松间照,清泉石上流 — Bulan terang bersinar di sela pinus, mata air jernih mengalir di atas batu

竹喧归浣女,莲动下渔舟(Rumpun bambu riuh oleh para perempuan yang pulang mencuci,teratai bergerak saat perahu nelayan meluncur ke hilir)

随意春芳歇,王孙自可留 — Biarlah keharuman musim semi berakhir sesukanya, wahai bangsawan muda, engkau tetap boleh tinggal

Jika harum musim semi hendak berakhir, biarkan ia bebas

Musim gugur di pegunungan,layak dinantikan

[Instrumental]

[Bait 3]

Daun teratai tiba-tiba bergerak

Rupanya perahu nelayan, diam-diam bergerak ke hilir

Di haluan duduk seorang nelayan tua

Bunyi dayung lirih, mengejutkan camar putih hingga terbang

Asap masakan mulai mengepul di tepian

Harum asap dapur,melintasi ladang-ladang

[Jembatan]

Ada yang suka mengejar bunga musim semi

Mengejar semarak keindahan musim demi musim

Namun aku ingin berhenti

Di pegunungan musim gugur, membangun sebuah rumah bertingkat kecil

Biarlah keharuman musim semi layu bila hendak layu

Cahaya musim gugur sedang indah,mengapa mencari yang lain

Tuan muda pun tak perlu pergi lagi

Dengan gunung musim gugur ini, menjalin persahabatan hingga tua

[Bait 4]

Kegelapan malam perlahan merapat

Gunung merenggut hiruk-pikuk, dengan lembut

Para perempuan pencuci telah kembali ke rumah

Perahu nelayan berlabuh di penyeberangan

Aku masih duduk di tepi mata air

Mendengarnya bernyanyi,lama sekali

[Refrain Terakhir]

空山新雨后,天气晚来秋 — Sehabis hujan baru di gunung sunyi, udara senja membawa musim gugur

明月松间照,清泉石上流 — Bulan terang bersinar di sela pinus, mata air jernih mengalir di atas batu

竹喧归浣女,莲动下渔舟(Rumpun bambu riuh oleh para perempuan yang pulang mencuci,teratai bergerak saat perahu nelayan meluncur ke hilir)

随意春芳歇,王孙自可留 — Biarlah keharuman musim semi berakhir sesukanya, wahai bangsawan muda, engkau tetap boleh tinggal

Jika harum musim semi hendak berakhir, biarkan ia bebas

Musim gugur di pegunungan,layak dinantikan

[Penutup]

Esok malam masih ada bulan

Hari-hari seperti ini, sebanyak apa pun tak pernah cukup

Suasana puisi klasik dan lirik orisinal · Kreasi musik AI

Berikut adalah terjemahan lirik; rekamannya tetap menggunakan nyanyian versi asli, tanpa pembuatan ulang audio.

Kolom komentar

Sedang memuat komentar…

Interpretasi satu · Vokal pria

4:47

Interpretasi satu · Vokal wanita

5:26

Pilih tema favorit

Tema pilihan berlaku di seluruh situs.