Lewati ke konten utama

Cari di CooLWJ

选择搜索范围,输入关键词后按回车。

Bahasa

Sampul 《Harum Samar di Antara Bambu Renggang》

Lagu Liris Bergaya Tiongkok · Penciptaan musik AI

Harum Samar di Antara Bambu Renggang

Ku Wuji · Musik AI · 3 kali dibaca

Terinspirasi oleh 《蓦山溪·梅》 karya Cao Zu, lirik baru ini menuturkan seutas harum yang tersembunyi di balik bambu.

Sebaris lirik dalam lagu

Di balik bambu tersembunyi seutas harum itu

Menjaga rupa semula bagi sosok ramping itu

Puisi asli sumber inspirasi Cao Zu ·《Moshānxi · Bunga Prem》
Baca lirik lengkap ↓

Pilih versi nyanyian di bawah ini, biarkan melodi menemani Anda membaca puisi ini hingga selesai.

Ada lagu di antara kata-kata

Lirik

[Pembuka]

[Bait 1]

Bunga yang bersahaja tak meminjam pesona dari bedak dan pemerah

Ranting di luar rumpun bambu menyerong masuk ke senja dingin

Halaman agak lengang angin pun agak lembut

Namun seutas harum mengingatkan pada banyak sosok dari masa lalu

[Pra-Refrain]

Aku berdiri sepanjang malam di sisi bayang bulan

Kudengar kerinduan yang tak terucap berbelok

[Refrain]

Di balik bambu tersembunyi seutas harum itu

Menjaga rupa semula bagi sosok ramping itu

Jika sepanjang hidup tak harus mekar di tempat ramai

Maka jalani juga ketenangan hingga menjadi cahayamu sendiri

Di balik bambu tersembunyi seutas harum itu

Agar hati yang pergi jauh masih mengenali arah pulang

[Selingan Instrumental]

[Bait 2]

Menunggu buah prem perlahan berwarna kuning pucat

Gerimis kembali jatuh pada pakaian yang sebentar lagi menghangat

Musim membawa pergi pertemuan singkat itu

Meninggalkan rindu tumbuh di tempat yang lebih dalam

[Pra-Refrain]

Aku berdiri sepanjang malam di sisi bayang bulan

Kudengar kerinduan yang tak terucap berbelok

[Refrain]

Di balik bambu tersembunyi seutas harum itu

Menjaga rupa semula bagi sosok ramping itu

Jika sepanjang hidup tak harus mekar di tempat ramai

Maka jalani juga ketenangan hingga menjadi cahayamu sendiri

Di balik bambu tersembunyi seutas harum itu

Agar hati yang pergi jauh masih mengenali arah pulang

[Jembatan]

Bunga yang mekar sendiri pun memiliki hati yang ingin dipahami

Tak perlu menyembunyikan seluruh kelembutan di tempat tanpa siapa pun

Semoga setiap kedekatan tak melukai ketulusan sejati

Semoga penikmat bunga belajar berhenti dengan lebih lembut

[Refrain Terakhir]

Di balik bambu tersembunyi seutas harum itu

Menjaga rupa semula bagi sosok ramping itu

Jika sepanjang hidup tak harus mekar di tempat ramai

Maka jalani juga ketenangan hingga menjadi cahayamu sendiri

Di balik bambu tersembunyi seutas harum itu

Agar hati yang pergi jauh masih mengenali arah pulang

[Penutup]

Perlahan kubiarkan cahaya bulan sepenuh jendela tinggal lebih lama

Agar rahasia hati bunga dan manusia sama-sama mendapat tempat

Suasana puisi klasik dan lirik orisinal · Kreasi musik AI

Berikut adalah terjemahan lirik; rekamannya tetap menggunakan nyanyian versi asli, tanpa pembuatan ulang audio.

Kolom komentar

Sedang memuat komentar…

Interpretasi satu · Vokal pria

3:15

Interpretasi satu · Vokal wanita

3:15

Pilih tema favorit

Tema pilihan berlaku di seluruh situs.