Lewati ke konten utama

Cari di CooLWJ

选择搜索范围,输入关键词后按回车。

Bahasa

Sampul 《Mimpi Menjauh dari Sangkar Emas》

Lagu Liris Bergaya Tiongkok · Penciptaan musik AI

Mimpi Menjauh dari Sangkar Emas

Ku Wuji · Musik AI · 3 kali dibaca

Terinspirasi oleh 《菩萨蛮·回廊远砌生秋草》 karya Feng Yansi, “Pusaman · Rumput Musim Gugur Tumbuh di Undakan Jauh Serambi Berliku”, lirik baru ini melukiskan kejauhan impian yang tak dapat dikurung sangkar emas.

Sebaris lirik dalam lagu

Sangkar emas tak dapat mengurung jauhnya impian

Juga tak mampu mengurung hati yang terus tumbuh

Baca lirik lengkap ↓

Pilih versi nyanyian di bawah ini, biarkan melodi menemani Anda membaca puisi ini hingga selesai.

Ada lagu di antara kata-kata

Lirik

[Pembuka]

[Bait 1]

Rumput di selasar kembali tumbuh semusim lamanya

Namun mimpi selalu berlari ke balik gerbang kota yang lebih jauh

Burung beo menirukan malam panjang menjadi keluh lirih

Di balik tirai kudengar desah napasku sendiri

[Pra-Refrain]

Betapa menyilaukan kilau sebuah gembok emas

Namun tak mampu menerangi langit biru yang didambakan hati

[Refrain]

Sangkar emas tak dapat mengurung jauhnya impian

Juga tak mampu mengurung hati yang terus tumbuh

Jika senar putus, lantunkan dahulu nama itu perlahan

Biarkan suara yang mula-mula mengenali rupa dirinya sendiri

Sangkar emas tak dapat mengurung jauhnya impian

Semoga saat terbangun nanti aku bisa berjalan di atas sinar mentari

[Selingan Instrumental]

[Bait 2]

Bulan sedingin embun beku menerangi kertas jendela dengan jernih

Namun embun tak menambal celah itu menjadi lingkaran utuh

Aku tak lagi berharap kemewahan menggantikan kebebasan

Juga tak ingin membiarkan diam menjadi satu-satunya jawaban

[Pra-Refrain]

Betapa menyilaukan kilau sebuah gembok emas

Namun tak mampu menerangi langit biru yang didambakan hati

[Refrain]

Sangkar emas tak dapat mengurung jauhnya impian

Juga tak mampu mengurung hati yang terus tumbuh

Jika senar putus, lantunkan dahulu nama itu perlahan

Biarkan suara yang mula-mula mengenali rupa dirinya sendiri

Sangkar emas tak dapat mengurung jauhnya impian

Semoga saat terbangun nanti aku bisa berjalan di atas sinar mentari

[Jembatan]

Tolong kembalikan hak memilih kepada setiap kehidupan

Tinggalkan kehangatan di ruang masuk tempat orang bebas datang dan pergi

Saat ada yang bersedia memahami nyanyian lirih ini

Aku pun selangkah lebih dekat kepada dunia yang nyata

[Refrain Terakhir]

Sangkar emas tak dapat mengurung jauhnya impian

Juga tak mampu mengurung hati yang terus tumbuh

Jika senar putus, lantunkan dahulu nama itu perlahan

Biarkan suara yang mula-mula mengenali rupa dirinya sendiri

Sangkar emas tak dapat mengurung jauhnya impian

Semoga saat terbangun nanti aku bisa berjalan di atas sinar mentari

[Penutup]

Menjelang fajar kuturunkan tirai lama perlahan

Jalan di dalam hati telah menuju ke luar pintu

Suasana puisi klasik dan lirik orisinal · Kreasi musik AI

Berikut adalah terjemahan lirik; rekamannya tetap menggunakan nyanyian versi asli, tanpa pembuatan ulang audio.

Kolom komentar

Sedang memuat komentar…

Interpretasi satu · Vokal pria

3:30

Interpretasi satu · Vokal wanita

3:30

Pilih tema favorit

Tema pilihan berlaku di seluruh situs.