Cerita dalam puisi
Bisik Musim Gugur dalam Sangkar Hijau Giok
Ku Wuji · Karya Kreatif AI · Misteri bernuansa Tiongkok kuno · Sudah tamat · 1 bab · 0 kali dibaca
Seekor nuri berekor botak di jalan tiba-tiba menyerukan kata-kata yang dahulu dipakai kakaknya untuk membujuknya makan bubur. Semua sangkar burung di tangan A Qing pun jatuh ke tanah. Enam tahun silam kakaknya menikah, dan keluarga suaminya hanya mengatakan bahwa ia beserta mas kawinnya hilang di tengah perjalanan. Sejak itu tak ada kabar lagi. Label pengantaran burung menuntunnya ke kediaman luas keluarga Zhou. Rumput musim gugur menyembul dari celah bata, dan dari balik jendela masih terdengar kecapi zheng; A Qing memanggil kakaknya sekali, lalu perempuan di balik tirai mengangkat kepala.
Karya ini diciptakan oleh AI dengan inspirasi dari citraan puisi Feng Yansi 《菩萨蛮·回廊远砌生秋草》 (Pusaman · Rumput Musim Gugur Tumbuh di Serambi Berliku dan Undakan Jauh). Tokoh dan alurnya sepenuhnya rekaan, dengan narasi bernuansa Tiongkok kuno dalam dunia fiktif, bukan saduran puisi asli atau biografi penyair.
Kolom komentar
Sedang memuat komentar…
Ingin mengatakan sesuatu?Masuk untuk ikut berkomentar →