Lewati ke konten utama

Cari di CooLWJ

选择搜索范围,输入关键词后按回车。

Bahasa

Sampul 《Menyeberangi Kabut dengan Hati Rindu Pulang》

Folk bernuansa tradisional Tiongkok · Penciptaan musik AI

Menyeberangi Kabut dengan Hati Rindu Pulang

Ku Wuji · Musik AI · 3 kali dibaca

Terinspirasi oleh 《踏莎行·郴州旅舍》 karya Qin Guan, lirik baru ini menuturkan bahwa di dalam kabut masih ada jalan pulang.

Sebaris lirik dalam lagu

Di dalam kabut pun ada jalan pulang

Jangan menyerah hanya karena sesaat tak dapat melihat dengan jelas

Baca lirik lengkap ↓

Pilih versi nyanyian di bawah ini, biarkan melodi menemani Anda membaca puisi ini hingga selesai.

Ada lagu di antara kata-kata

Lirik

[Pembuka]

[Bait 1]

Kabut menyembunyikan menara kota ke dalam pagi

Lentera di penyeberangan seolah terpisah oleh sosok orang lain

Penginapan tak mampu mengurung dingin sepanjang musim semi

Kudengar kicau burung menembus pintu perantauan

[Pra-Refrain]

Setangkai bunga dan selembar surat yang tipis

Semuanya mencoba mendekapku erat mewakili kampung halaman

[Refrain]

Di dalam kabut pun ada jalan pulang

Jangan menyerah hanya karena sesaat tak dapat melihat dengan jelas

Kulipat kerinduan menjadi peta di bawah kakiku

Perlahan melangkah keluar menyusuri sungai dalam hati

Di dalam kabut pun ada jalan pulang

Semoga setiap pengembara dikenali dengan kelembutan

[Selingan Instrumental]

[Bait 2]

Semula sungai mengalir mengitari kota pegunungan

Mengapa ia juga berjalan menuju kejauhan seperti aku

Kuletakkan sebuah tanda tanya di sisi bantal

Menanti fajar mencarikan penyeberangan baru untukku

[Pra-Refrain]

Setangkai bunga dan selembar surat yang tipis

Semuanya mencoba mendekapku erat mewakili kampung halaman

[Refrain]

Di dalam kabut pun ada jalan pulang

Jangan menyerah hanya karena sesaat tak dapat melihat dengan jelas

Kulipat kerinduan menjadi peta di bawah kakiku

Perlahan melangkah keluar menyusuri sungai dalam hati

Di dalam kabut pun ada jalan pulang

Semoga setiap pengembara dikenali dengan kelembutan

[Jembatan]

Tak harus meminjam alam mimpi tempat bunga persik bermekaran

Barulah orang yang letih dapat sejenak merasa tenteram

Selama ada sebuah jendela yang bersedia tetap bercahaya

Di dunia masih ada pemandangan tempat kita bisa berlabuh

[Refrain Terakhir]

Di dalam kabut pun ada jalan pulang

Jangan menyerah hanya karena sesaat tak dapat melihat dengan jelas

Kulipat kerinduan menjadi peta di bawah kakiku

Perlahan melangkah keluar menyusuri sungai dalam hati

Di dalam kabut pun ada jalan pulang

Semoga setiap pengembara dikenali dengan kelembutan

[Penutup]

Sebelum kabut buyar kunyalakan lampu terlebih dahulu

Agar surat balasan tahu ke arah mana harus mendekat

Suasana puisi klasik dan lirik orisinal · Kreasi musik AI

Berikut adalah terjemahan lirik; rekamannya tetap menggunakan nyanyian versi asli, tanpa pembuatan ulang audio.

Kolom komentar

Sedang memuat komentar…

Interpretasi satu · Vokal pria

3:15

Interpretasi satu · Vokal wanita

3:15

Pilih tema favorit

Tema pilihan berlaku di seluruh situs.