Lewati ke konten utama

Cari di CooLWJ

选择搜索范围,输入关键词后按回车。

Bahasa

Sampul 《Mimpi yang Tertinggal pada Tusuk Konde Emas》

Lagu Liris Bergaya Tiongkok · Penciptaan musik AI

Mimpi yang Tertinggal pada Tusuk Konde Emas

Ku Wuji · Musik AI · 3 kali dibaca

Terinspirasi oleh 《长恨歌》 (Nyanyian Sesal Abadi) karya Bai Juyi, lirik baru ini menuturkan bahwa tusuk konde lama tak pernah menjanjikan keabadian.

Sebaris lirik dalam lagu

Tusuk konde lama tak pernah menjanjikan keabadian atas nama kita

Ia hanya mengingat keterikatan sejati pada malam itu

Baca lirik lengkap ↓

Pilih versi nyanyian di bawah ini, biarkan melodi menemani Anda membaca puisi ini hingga selesai.

Ada lagu di antara kata-kata

Lirik

[Pembuka]

[Bait 1]

Tusuk konde lama masih menyimpan hangat telapak tangan

Namun tembok istana telah berganti lapisan debu berkali-kali

Tahun itu tarian di panggung belum selesai

Bunyi genderang di luar kota pun mendesak hingga jalan pulang tercerai

[Pra-Refrain]

Di malam hujan kudengar lonceng dari kejauhan

Tiap dentangnya seperti namamu saat kau tak menoleh

[Refrain]

Tusuk konde lama tak pernah menjanjikan keabadian atas nama kita

Ia hanya mengingat keterikatan sejati pada malam itu

Jika kisah telah tiba di batas yang tak mungkin dikembalikan

Aku tetap ingin mengucapkan maaf dengan sungguh-sungguh

Tusuk konde lama tak pernah menjanjikan keabadian atas nama kita

Semoga cinta tak lagi menuntut siapa pun membayarnya dengan seumur hidup

[Selingan Instrumental]

[Bait 2]

Jalan pulang lebih panjang daripada saat pergi

Bunga yang akrab kembali menerangi jendela yang kosong

Aku mencari di antara dunia nyata dan alam mimpi

Baru kupahami kehilangan enggan menyerahkan arah

[Pra-Refrain]

Di malam hujan kudengar lonceng dari kejauhan

Tiap dentangnya seperti namamu saat kau tak menoleh

[Refrain]

Tusuk konde lama tak pernah menjanjikan keabadian atas nama kita

Ia hanya mengingat keterikatan sejati pada malam itu

Jika kisah telah tiba di batas yang tak mungkin dikembalikan

Aku tetap ingin mengucapkan maaf dengan sungguh-sungguh

Tusuk konde lama tak pernah menjanjikan keabadian atas nama kita

Semoga cinta tak lagi menuntut siapa pun membayarnya dengan seumur hidup

[Jembatan]

Tak menimpakan seluruh kesalahan dunia kepada kaum perempuan

Tak menganggap sepatah sumpah sebagai seluruh wujud tanggung jawab

Ketika kemegahan akhirnya surut menjadi keseharian

Setiap hati yang tulus layak diberi tempat dengan sungguh-sungguh

[Refrain Terakhir]

Tusuk konde lama tak pernah menjanjikan keabadian atas nama kita

Ia hanya mengingat keterikatan sejati pada malam itu

Jika kisah telah tiba di batas yang tak mungkin dikembalikan

Aku tetap ingin mengucapkan maaf dengan sungguh-sungguh

Tusuk konde lama tak pernah menjanjikan keabadian atas nama kita

Semoga cinta tak lagi menuntut siapa pun membayarnya dengan seumur hidup

[Penutup]

Perlahan kukembalikan benda lama itu ke dalam kotak

Biarkan satu ucapan jaga diri menemani tahun-tahun yang tersisa

Suasana puisi klasik dan lirik orisinal · Kreasi musik AI

Berikut adalah terjemahan lirik; rekamannya tetap menggunakan nyanyian versi asli, tanpa pembuatan ulang audio.

Kolom komentar

Sedang memuat komentar…

Interpretasi satu · Vokal pria

3:25

Interpretasi satu · Vokal wanita

3:25

Pilih tema favorit

Tema pilihan berlaku di seluruh situs.