Interpretasi satu · Vokal pria
4:37Audio untuk sementara tidak dapat diputar, silakan coba lagi nanti.

Liris bernuansa Tiongkok klasik · Penciptaan musik AI
Ku Wuji · Musik AI · 2 kali dibaca
Mengambil ilham dari 《赋得古原草送别》 karya Bai Juyi. 离离原上草,一岁一枯荣;野火烧不尽,春风吹又生。远芳侵古道,晴翠接荒城;又送王孙去,萋萋满别情。 Rerumputan lebat di padang, setiap tahun sekali layu dan sekali tumbuh subur; api liar tak mampu membakarnya habis, angin musim semi bertiup dan ia tumbuh lagi. Harumnya di kejauhan merambat ke jalan tua, hijaunya dalam cuaca cerah menyambung ke kota terbengkalai; kembali mengantar seorang sahabat pergi, rerumputan rimbun penuh perasaan perpisahan. Rerumputan musim semi di padang tua layu dan tumbuh subur setiap tahun, tak habis terbakar api liar dan tumbuh kembali saat angin musim semi bertiup; rerumputan harum merambat ke jalan tua dan menyambung ke kota terbengkalai, sementara seorang sahabat yang hendak menempuh perjalanan jauh dilepas di tengah hijaunya yang rimbun. Vokal pria dan wanita menyanyikan lirik yang sama.
离离原上草,一岁一枯荣 — Rerumputan lebat di padang, setiap tahun sekali layu dan sekali tumbuh subur
野火烧不尽,春风吹又生 — Api liar tak mampu menghabiskannya, angin musim semi bertiup dan rumput tumbuh kembali
Pilih versi nyanyian di bawah ini, biarkan melodi menemani Anda membaca puisi ini hingga selesai.
Nuansa puitis yang sama, gema yang berbeda
2 lagu yang dapat dipilih
Tambahkan ke daftar putar agar tetap bisa mendengarkan saat menjelajahi halaman lain. Pemutaran berhenti setelah seluruh daftar selesai diputar secara berurutan.
Ada lagu di antara kata-kata
[Pembuka]
[Bait 1]
Rumput musim semi di padang purba
Rumpun demi rumpun, menyatu menjadi beludru hijau
Mereka tahun demi tahun
Layu pada musim gugur,bertunas lagi pada musim semi
Tak ada yang menabur benih mereka
Tumbuh sesukanya, hidup rimbun menghijau
[Pra-Refrain]
Padang tandus musim dingin tahun lalu
Pernah dilalap,merah menyala api liar
[Refrain]
离离原上草,一岁一枯荣 — Rerumputan lebat di padang, setiap tahun sekali layu dan sekali tumbuh subur
野火烧不尽,春风吹又生 — Api liar tak mampu menghabiskannya, angin musim semi bertiup dan rumput tumbuh kembali
远芳侵古道,晴翠接荒城 — Rerumputan harum di kejauhan merambah jalan kuno, hijaunya di bawah langit cerah menyambung ke kota terlantar
又送王孙去,萋萋满别情 — Kembali kuantar sahabat pergi, rumput lebat penuh rasa perpisahan
Padang yang terbakar akan kembali hijau tahun depan
Warna rumput tahun demi tahun,selalu cerah sehabis hujan
[Bait 2]
Api liar datang begitu ganas
Abu hitam menutupi, seluruh perbukitan
Semua orang sudah selesai bicara
Katanya tak mungkin lagi, ada kehijauan
Angin musim semi datang berembus semalam
Tunas di dalam tanah, semuanya terbangun terkejut
[Pra-Refrain]
Tunas rumput yang runcing mendesak tanah
Bongkah-bongkah abu hitam terdorong hingga longgar
[Refrain]
离离原上草,一岁一枯荣 — Rerumputan lebat di padang, setiap tahun sekali layu dan sekali tumbuh subur
野火烧不尽,春风吹又生 — Api liar tak mampu menghabiskannya, angin musim semi bertiup dan rumput tumbuh kembali
远芳侵古道,晴翠接荒城 — Rerumputan harum di kejauhan merambah jalan kuno, hijaunya di bawah langit cerah menyambung ke kota terlantar
又送王孙去,萋萋满别情 — Kembali kuantar sahabat pergi, rumput lebat penuh rasa perpisahan
Padang yang terbakar akan kembali hijau tahun depan
Warna rumput tahun demi tahun,selalu cerah sehabis hujan
[Instrumental]
[Bait 3]
Rerumputan harum di kejauhan menjalar
Merambah jalan kuno, menyusuri celah batu yang bersilang
Di hari cerah kehijauan membentang menyatu
Di kaki kota telantar, terbentang sekat bergambar
Berapa banyak kereta dan kuda telah melewati jalan kuno
Hanya rumput yang setiap tahun,datang mengantar perpisahan
[Jembatan]
Hari ini kembali mengantar sahabat pergi
Entah tahun berapa,kita bisa bertemu kembali
Tapak kuda menginjak padang rumput
Terinjak roboh lalu tegak kembali, tanpa sepatah keluh
Aku tak sanggup mengucapkan kata yang menahanmu
Biarlah rumput mewakiliku,mengucapkan jaga diri baik-baik
Kawan kau pun harus seperti rumput
Sed dingin apa pun harinya,tetaplah hijau dengan tenang
[Bait 4]
Setelah kuda berlalu jauh
Padang purba begitu tenang,bagai sebuah mimpi
Aku kembali duduk di rerumputan
Mendengar mereka berunding,tentang pemandangan musim semi tahun depan
Tahun depan tempat ini kembali menghijau
Saat kau pulang, kau masih mengenali jalannya
[Refrain Terakhir]
离离原上草,一岁一枯荣 — Rerumputan lebat di padang, setiap tahun sekali layu dan sekali tumbuh subur
野火烧不尽,春风吹又生 — Api liar tak mampu menghabiskannya, angin musim semi bertiup dan rumput tumbuh kembali
远芳侵古道,晴翠接荒城 — Rerumputan harum di kejauhan merambah jalan kuno, hijaunya di bawah langit cerah menyambung ke kota terlantar
又送王孙去,萋萋满别情 — Kembali kuantar sahabat pergi, rumput lebat penuh rasa perpisahan
Padang yang terbakar akan kembali hijau tahun depan
Warna rumput tahun demi tahun,selalu cerah sehabis hujan
[Penutup]
野火烧不尽,春风吹又生 — Api liar tak mampu menghabiskannya, angin musim semi bertiup dan rumput tumbuh kembali
Rumput di padang ini,mengantarmu sejenak atas namaku
Suasana puisi klasik dan lirik orisinal · Kreasi musik AI
Berikut adalah terjemahan lirik; rekamannya tetap menggunakan nyanyian versi asli, tanpa pembuatan ulang audio.

Ku Wuji · Musik AI
Audio untuk sementara tidak dapat diputar, silakan coba lagi nanti.
Audio untuk sementara tidak dapat diputar, silakan coba lagi nanti.
Kolom komentar
Sedang memuat komentar…
Ingin mengatakan sesuatu?Masuk untuk ikut berkomentar →