Lewati ke konten utama

Cari di CooLWJ

选择搜索范围,输入关键词后按回车。

Bahasa

Sampul 《Jeruk Manis Kuning dan Jeruk Keprok Hijau》

Liris bernuansa Tiongkok klasik · Penciptaan musik AI

Jeruk Manis Kuning dan Jeruk Keprok Hijau

Ku Wuji · Musik AI · 4 kali dibaca

Terinspirasi oleh 《赠刘景文》 karya Su Shi, “Hadiah untuk Liu Jingwen”. 荷尽已无擎雨盖,菊残犹有傲霜枝;一年好景君须记,最是橙黄橘绿时。 Teratai telah habis, tak ada lagi daun bak payung penahan hujan, krisan telah layu tetapi rantingnya masih menantang embun beku; ingatlah pemandangan terbaik sepanjang tahun, yakni saat jeruk manis menguning dan jeruk mandarin masih hijau. Persembahan untuk seorang sahabat pada akhir musim gugur: bunga teratai telah gugur semua dan daunnya mengering, krisan yang layu masih menyisakan ranting yang menantang embun beku; ingatlah pemandangan terindah sepanjang tahun—tepat saat jeruk manis menguning dan jeruk mandarin masih hijau. Dinyanyikan oleh suara pria dan wanita dengan lirik yang sama.

Sebaris lirik dalam lagu

荷尽已无擎雨盖,菊残犹有傲霜枝 — Teratai habis, tiada lagi daun payung penahan hujan, krisan layu masih menyisakan ranting yang menantang embun beku

一年好景君须记,最是橙黄橘绿时(Ingatlah pemandangan terindah sepanjang tahun,terutama saat jeruk manis menguning dan mandarin masih hijau)

Puisi asli sumber inspirasi Su Shi ·《Untuk Liu Jingwen》
Baca lirik lengkap ↓

Pilih versi nyanyian di bawah ini, biarkan melodi menemani Anda membaca puisi ini hingga selesai.

Ada lagu di antara kata-kata

Lirik

[Pembuka]

[Bait 1]

Di taman pada penghujung musim gugur

Daun teratai telah layu,tergulung dalam lumpur

Tak ada lagi payung yang menopang hujan

Hujan musim gugur, jatuh pada krisan yang tersisa

Sebagian besar bunga krisan pun telah layu

Dahan yang tersisa masih tegak,enggan merunduk

[Pra-Refrain]

Embun beku turun lapis demi lapis

Lapis demi lapis, ia mampu menahan kekejaman embun beku

[Refrain]

荷尽已无擎雨盖,菊残犹有傲霜枝 — Teratai habis, tiada lagi daun payung penahan hujan, krisan layu masih menyisakan ranting yang menantang embun beku

一年好景君须记,最是橙黄橘绿时(Ingatlah pemandangan terindah sepanjang tahun,terutama saat jeruk manis menguning dan mandarin masih hijau)

Jangan meratapi bunga yang layu, daun yang berguguran memenuhi tanah

Lihatlah di dahan, jeruk manis menguning dan jeruk mandarin menghijau

Inilah usia yang paling penuh berisi

Musim gugur kehidupan, menyimpan daya hidup tersendiri

[Bait 2]

Sahabatku Liu Jingwen

Kedua pelipis beruban,semangat gagah tak kunjung padam

Kariernya sebagai pejabat tak begitu gemilang

Namun ia jujur dan lurus,penuh jiwa kesatria

Kutulis puisi ini untuknya

Katakan padanya pemandangan indah, bukan hanya pada musim semi

[Pra-Refrain]

Cobalah kau lihat kebun ini

Mana yang tak sedang berada, pada masa indahnya sendiri

[Refrain]

荷尽已无擎雨盖,菊残犹有傲霜枝 — Teratai habis, tiada lagi daun payung penahan hujan, krisan layu masih menyisakan ranting yang menantang embun beku

一年好景君须记,最是橙黄橘绿时(Ingatlah pemandangan terindah sepanjang tahun,terutama saat jeruk manis menguning dan mandarin masih hijau)

Jangan meratapi bunga yang layu, daun yang berguguran memenuhi tanah

Lihatlah di dahan, jeruk manis menguning dan jeruk mandarin menghijau

Inilah usia yang paling penuh berisi

Musim gugur kehidupan, menyimpan daya hidup tersendiri

[Instrumental]

[Bait 3]

Jeruk manis menguning berkilau

Kuning keemasan,kulitnya meregang kencang

Jeruk masih menyisakan warna hijau

Dari hijaunya tersirat, kemanisan madu yang hampir matang

Petik satu lalu cicipi

Asam manisnya pas, sarinya melimpah

[Jembatan]

Semua orang menyayangi musim semi

Sayang cahaya musim semi, begitu singkat hingga tak sempat dinikmati

Musim panas riuh penuh gairah

Dalam sekejap hujan petir,terhimpun di bawah awan

Hanya buah di penghujung musim gugur

Memfermentasikan sinar matahari sepanjang tahun, ke dalam tubuhnya

Manusia pun begitu wahai kawan

Kebun kehidupan, berbuah di setiap musim

[Bait 4]

Salinkan puisi ini untuknya

Gores demi gores,ditulis dengan segenap tenaga

Usai membaca ia mengangkat kepala

Cahaya di mata, kembali menyala

Saat musim semi datang tahun depan

Taman akan kembali, hijau tanpa batas

[Refrain Terakhir]

荷尽已无擎雨盖,菊残犹有傲霜枝 — Teratai habis, tiada lagi daun payung penahan hujan, krisan layu masih menyisakan ranting yang menantang embun beku

一年好景君须记,最是橙黄橘绿时(Ingatlah pemandangan terindah sepanjang tahun,terutama saat jeruk manis menguning dan mandarin masih hijau)

Jangan meratapi bunga yang layu, daun yang berguguran memenuhi tanah

Lihatlah di dahan, jeruk manis menguning dan jeruk mandarin menghijau

Inilah usia yang paling penuh berisi

Musim gugur kehidupan, menyimpan daya hidup tersendiri

[Penutup]

最是橙黄橘绿时 — Terutama saat jeruk manis menguning dan jeruk mandarin masih hijau

Jeruk menguning dan limau menghijau, itulah hadiah perjalanan waktu

Suasana puisi klasik dan lirik orisinal · Kreasi musik AI

Berikut adalah terjemahan lirik; rekamannya tetap menggunakan nyanyian versi asli, tanpa pembuatan ulang audio.

Kolom komentar

Sedang memuat komentar…

Interpretasi satu · Vokal pria

4:35

Interpretasi satu · Vokal wanita

4:37

Pilih tema favorit

Tema pilihan berlaku di seluruh situs.