Lewati ke konten utama

Cari di CooLWJ

选择搜索范围,输入关键词后按回车。

Bahasa

Sampul 《Menanyai Layar di Sungai Senja》

Folk bernuansa tradisional Tiongkok · Penciptaan musik AI

Menanyai Layar di Sungai Senja

Ku Wuji · Musik AI · 3 kali dibaca

Terinspirasi oleh 《八声甘州·对潇潇暮雨洒江天》 karya Liu Yong, lirik baru ini bertanya perahu manakah yang sedang berlayar pulang kepadamu.

Sebaris lirik dalam lagu

Perahu manakah yang sedang berlayar pulang kepadamu

Hembusan angin manakah yang bisa mengantar isi hati ke tepian

Baca lirik lengkap ↓

Pilih versi nyanyian di bawah ini, biarkan melodi menemani Anda membaca puisi ini hingga selesai.

Ada lagu di antara kata-kata

Lirik

[Pembuka]

[Bait 1]

Hujan senja membasuh permukaan sungai hingga dingin

Di menara tinggi kupinjam angin untuk mengenali kampung halaman

Apakah orang di depan jendela itu masih seperti dahulu

Mengira setiap perahu sebagai harapan yang dinanti

[Pra-Refrain]

Di sini aku menghitung layar di kejauhan

Kau di sana menanti bunyi pengetuk pintu

[Refrain]

Perahu manakah yang sedang berlayar pulang kepadamu

Hembusan angin manakah yang bisa mengantar isi hati ke tepian

Kusembunyikan waktu kepulangan di sisi surat yang tintanya belum kering

Dalam setiap kata dan kalimat, tak tega berdusta

Perahu manakah yang sedang berlayar pulang kepadamu

Semoga mereka yang menanti malam ini sedikit berkurang dinginnya

[Selingan Instrumental]

[Bait 2]

Pelita di perbatasan dan sungai meredup satu demi satu

Bunga masa lalu berganti warna di dalam hujan

Namun air sungai tak pernah menghentikan langkahnya

Seperti dalam hatiku selalu ada jalan yang menuju kepadamu

[Pra-Refrain]

Di sini aku menghitung layar di kejauhan

Kau di sana menanti bunyi pengetuk pintu

[Refrain]

Perahu manakah yang sedang berlayar pulang kepadamu

Hembusan angin manakah yang bisa mengantar isi hati ke tepian

Kusembunyikan waktu kepulangan di sisi surat yang tintanya belum kering

Dalam setiap kata dan kalimat, tak tega berdusta

Perahu manakah yang sedang berlayar pulang kepadamu

Semoga mereka yang menanti malam ini sedikit berkurang dinginnya

[Jembatan]

Tak kutuliskan kerinduan hanya sebagai sebuah desah

Juga sisakan sedikit harapan nyata untuk pertemuan

Hingga bekal perjalanan akhirnya lebih ringan daripada angin senja

Akan kuceritakan perlahan seluruh tahun-tahun ini

[Refrain Terakhir]

Perahu manakah yang sedang berlayar pulang kepadamu

Hembusan angin manakah yang bisa mengantar isi hati ke tepian

Kusembunyikan waktu kepulangan di sisi surat yang tintanya belum kering

Dalam setiap kata dan kalimat, tak tega berdusta

Perahu manakah yang sedang berlayar pulang kepadamu

Semoga mereka yang menanti malam ini sedikit berkurang dinginnya

[Penutup]

Tolong sisakan untukku sebuah jendela menghadap sungai

Suatu hari layar itu akan menjadi jawabannya

Suasana puisi klasik dan lirik orisinal · Kreasi musik AI

Berikut adalah terjemahan lirik; rekamannya tetap menggunakan nyanyian versi asli, tanpa pembuatan ulang audio.

Kolom komentar

Sedang memuat komentar…

Interpretasi satu · Vokal pria

3:10

Interpretasi satu · Vokal wanita

3:10

Pilih tema favorit

Tema pilihan berlaku di seluruh situs.