Lewati ke konten utama

Cari di CooLWJ

选择搜索范围,输入关键词后按回车。

Bahasa

Sampul 《Setangkai Kerinduan dari Jauh》

Folk bernuansa tradisional Tiongkok · Penciptaan musik AI

Setangkai Kerinduan dari Jauh

Ku Wuji · Musik AI · 4 kali dibaca

Terinspirasi oleh 《九月九日忆山东兄弟》 (Mengenang Saudara di Sebelah Timur Pegunungan pada Hari Kesembilan Bulan Kesembilan) karya Wang Wei, lirik baru ini menuliskan pesan agar menyisakan satu tempat di puncak gunung.

Sebaris lirik dalam lagu

Sisakan satu tempat di puncak gunung

Biarkan aku duduk di sisi kalian meski terpisah jalan jauh

Baca lirik lengkap ↓

Pilih versi nyanyian di bawah ini, biarkan melodi menemani Anda membaca puisi ini hingga selesai.

Ada lagu di antara kata-kata

Lirik

[Pembuka]

[Bait 1]

Aroma kue yang akrab kembali menguar di kota

Di penginapan kubuka kalender kampung halaman hingga bercahaya

Saudara-saudaraku hari ini tentu berjanji mendaki bersama

Siapa yang masih akan mengeluh jalannya agak jauh seperti tahun-tahun lalu

[Pra-Refrain]

Membayangkan kalian mengikat rapi herba harum yang mungil

Kerah bajuku pun seakan tersentuh angin gunung

[Refrain]

Sisakan satu tempat di puncak gunung

Biarkan aku duduk di sisi kalian meski terpisah jalan jauh

Jika saat mengangkat cawan kalian menyebut nama yang tak hadir itu

Katakanlah ia sedang memandang ke arah rumah

Hari ini kerinduan lebih membara daripada biasanya

Dengan sungguh-sungguh kutulis pertemuan kembali ke dalam bekal perjalanan berikutnya

[Selingan Instrumental]

[Bait 2]

Ingat dahulu kita berebut membawakan kendi arak itu untuk seseorang

Sesampai di tempat tinggi tawa kembali kami lontarkan lama sekali

Kini di luar jendela terbentang jalan dan gang yang asing bagiku

Sepatah dialek daerah saja dapat membuat mataku memerah

[Pra-Refrain]

Membayangkan kalian mengikat rapi herba harum yang mungil

Kerah bajuku pun seakan tersentuh angin gunung

[Refrain]

Sisakan satu tempat di puncak gunung

Biarkan aku duduk di sisi kalian meski terpisah jalan jauh

Jika saat mengangkat cawan kalian menyebut nama yang tak hadir itu

Katakanlah ia sedang memandang ke arah rumah

Hari ini kerinduan lebih membara daripada biasanya

Dengan sungguh-sungguh kutulis pertemuan kembali ke dalam bekal perjalanan berikutnya

[Jembatan]

Tanah rantau memberiku tempat menata kehidupan

Kampung halaman mengajariku cara menyimpan orang tersayang dalam hati

Aku akan ingat berkirim surat dan menanyakan kabarmu

Agar kerinduan tak hanya berhenti pada malam hari raya

[Refrain Terakhir]

Sisakan satu tempat di puncak gunung

Biarkan aku duduk di sisi kalian meski terpisah jalan jauh

Jika saat mengangkat cawan kalian menyebut nama yang tak hadir itu

Katakanlah ia sedang memandang ke arah rumah

Hari ini kerinduan lebih membara daripada biasanya

Dengan sungguh-sungguh kutulis pertemuan kembali ke dalam bekal perjalanan berikutnya

[Penutup]

Jika angin gunung dapat melewati jendelaku

Bawakan dariku sepatah doa agar saudara-saudara semua sehat tenteram

Suasana puisi klasik dan lirik orisinal · Kreasi musik AI

Berikut adalah terjemahan lirik; rekamannya tetap menggunakan nyanyian versi asli, tanpa pembuatan ulang audio.

Kolom komentar

Sedang memuat komentar…

Interpretasi satu · Vokal pria

3:30

Interpretasi satu · Vokal wanita

3:30

Pilih tema favorit

Tema pilihan berlaku di seluruh situs.