Lewati ke konten utama

Cari di CooLWJ

选择搜索范围,输入关键词后按回车。

Bahasa

Sampul 《Ayunan dalam Malam yang Panjang》

Lagu Liris Bergaya Tiongkok · Penciptaan musik AI

Ayunan dalam Malam yang Panjang

Ku Wuji · Musik AI · 3 kali dibaca

Terinspirasi oleh 《夜深 / 寒食夜》 (Larut Malam / Malam Hanshi) karya Han Wo, lirik baru ini menuliskan ayunan yang menanti angin hingga larut malam.

Sebaris lirik dalam lagu

Ayunan menanti angin hingga larut malam

Aku pun menanti pagi yang menenteramkan hati

Puisi asli sumber inspirasi Han Wo ·《Larut Malam / Malam Hanshi》
Baca lirik lengkap ↓

Pilih versi nyanyian di bawah ini, biarkan melodi menemani Anda membaca puisi ini hingga selesai.

Ada lagu di antara kata-kata

Lirik

[Pembuka]

[Bait 1]

Seembus dingin tipis menyelinap melewati kerah baju

Bunga aprikot menyimpan merah samar di kegelapan

Tali ayunan miring di sisi hujan

Seperti senyummu yang belum sempat kau sembunyikan

[Pra-Refrain]

Bayang bangunan menyembunyikan masa lalu dalam kesamaran

Kuperlambat curahan hatiku untuk didengar angin malam

[Refrain]

Ayunan menanti angin hingga larut malam

Aku pun menanti pagi yang menenteramkan hati

Tak perlu membiarkan kenangan menutup pintu bagi hari ini

Kehangatan masa lalu masih dapat menemaniku melangkah

Ayunan menanti angin hingga larut malam

Semoga setiap orang yang pulang mengenali pelita ini

[Selingan Instrumental]

[Bait 2]

Putih bunga prem mungil jatuh di anak tangga yang sunyi

Kudengar musim semi lewat lembut di tepi atap

Ada kisah yang tak pernah mendapat kelanjutannya

Namun meninggalkan kelembutan sebagai warna dasar kehidupan

[Pra-Refrain]

Bayang bangunan menyembunyikan masa lalu dalam kesamaran

Kuperlambat curahan hatiku untuk didengar angin malam

[Refrain]

Ayunan menanti angin hingga larut malam

Aku pun menanti pagi yang menenteramkan hati

Tak perlu membiarkan kenangan menutup pintu bagi hari ini

Kehangatan masa lalu masih dapat menemaniku melangkah

Ayunan menanti angin hingga larut malam

Semoga setiap orang yang pulang mengenali pelita ini

[Jembatan]

Tak setiap tempat kosong harus diisi

Juga tak setiap hujan perlu ditanyai pertalian takdirnya

Saat angin menyingkap bayangan masa silam ini

Aku tetap ingin sungguh-sungguh mendengarkan bunga yang baru mekar

[Refrain Terakhir]

Ayunan menanti angin hingga larut malam

Aku pun menanti pagi yang menenteramkan hati

Tak perlu membiarkan kenangan menutup pintu bagi hari ini

Kehangatan masa lalu masih dapat menemaniku melangkah

Ayunan menanti angin hingga larut malam

Semoga setiap orang yang pulang mengenali pelita ini

[Penutup]

Kurapikan tali ayunan yang basah terkena hujan

Agar tawa esok kembali duduk dalam angin musim semi

Suasana puisi klasik dan lirik orisinal · Kreasi musik AI

Berikut adalah terjemahan lirik; rekamannya tetap menggunakan nyanyian versi asli, tanpa pembuatan ulang audio.

Kolom komentar

Sedang memuat komentar…

Interpretasi satu · Vokal pria

3:20

Interpretasi satu · Vokal wanita

3:20

Pilih tema favorit

Tema pilihan berlaku di seluruh situs.