Cerita dalam puisi
Mendengar Hujan di Bawah Atap Perahu Rendah
Ku Wuji · Karya Kreatif AI · Kisah kehidupan masyarakat bernuansa Tiongkok kuno · Sudah tamat · 1 bab · 0 kali dibaca
Jembatan baru selesai dibangun dan semua orang mengatakan perjalanan kini akan lebih mudah, tetapi Nenek Yao masih menggulung kaki celana dan mengarungi air untuk mengantar tahu. Tak berhasil membujuknya, Huixing membantu di tempat pembuatan tahu. Meski sudah merusak satu tong kedelai saat menggiling, ia tetap tak bisa membuatnya menginjakkan setengah langkah pun di jembatan. Huixing mengenali setiap aksara di prasasti, tetapi yang dilihat Nenek Yao seolah justru bagian kosongnya. Hujan musim semi akan datang, dan warga juga hendak mencabut tiang-tiang kayu dermaga lama.
Karya ini diciptakan oleh AI dengan inspirasi citraan puisi 《绝句·古木阴中系短篷》 (Kuatrain · Menambatkan Perahu Kecil di Bawah Naungan Pohon Tua) karya Zhinan. Tokoh dan alurnya sepenuhnya fiktif, dengan narasi bernuansa Tiongkok kuno dalam dunia rekaan, bukan saduran puisi aslinya ataupun biografi sang penyair.
Kolom komentar
Sedang memuat komentar…
Ingin mengatakan sesuatu?Masuk untuk ikut berkomentar →