Cerita dalam puisi
Menjaga Pelita di Tepian Mapel
Ku Wuji · Karya Kreatif AI · Kisah legendaris bernuansa Tiongkok kuno · Sudah tamat · 1 bab · 0 kali dibaca
Ketika Paman Qin menghitung batang dupa kedua puluh sembilan, mendadak ia melihat memar di pergelangan pemuda yang hendak dipersembahkan kepada sungai. Kepala marga mengatakan bahwa pemuda itu rela mencari jawaban dari air, tinggal menunggu saat baik untuk melepas perahu; tetapi selama bertahun-tahun, Paman Qin tak pernah berani melihat kembali pusaran di bawah hutan mapel itu. Di kuil tidak ada orang yang mampu menghentikan perahu, dan matahari terus merendah. Ia menuju dermaga untuk mencari pendayung perempuan yang tak mau lagi menerima peziarah kuil sejak kakaknya meninggal.
Karya ini diciptakan oleh AI dengan inspirasi dari citraan puisi Dai Shulun 《过三闾庙》 (Melewati Kuil Sanlü). Tokoh dan alurnya sepenuhnya rekaan, dengan narasi bernuansa Tiongkok kuno dalam dunia fiktif, bukan saduran puisi asli atau biografi penyair.
Kolom komentar
Sedang memuat komentar…
Ingin mengatakan sesuatu?Masuk untuk ikut berkomentar →