Cerita dalam puisi
Hangat Mentari Musim Semi pada Busana
Ku Wuji · Karya Kreatif AI · Kisah kasih keluarga bernuansa Tiongkok kuno · Sudah tamat · 1 bab · 3 kali dibaca
Sebatang jarum berbenang merah jatuh dari sarung pedang Tao Chuan. Wajah ibunya, Lu Qiniang, lebih muram daripada saat melihat bilah patah. Ia telah menopang usaha pengawalan selama separuh hidupnya, menunggu putranya mengambil alih rombongan kereta; putranya telah delapan tahun mengikuti pengawalan jarak pendek, tetapi pekerjaan yang paling ingin diterimanya justru menjahit pakaian. Bulan depan, dua belas kereta barang tak boleh terlambat berangkat, sementara ujung lengan pakaian berkuda ibunya yang telah enam kali ditambal kembali terbuka. Diam-diam ia membawanya ke bawah pelita, sejenak tak tahu jahitan mana yang harus lebih dahulu dibongkar.
Karya ini diciptakan oleh AI dengan inspirasi dari citraan puisi Meng Jiao 《游子吟》 (Nyanyian Sang Perantau). Tokoh dan alurnya sepenuhnya fiktif, dengan narasi bernuansa zaman silam dalam dunia rekaan, dan bukan merupakan pengalihbahasaan puisi aslinya ataupun biografi sang penyair.
Kolom komentar
Sedang memuat komentar…
Ingin mengatakan sesuatu?Masuk untuk ikut berkomentar →