Cerita dalam puisi
Dayung Pulang di Sungai Jiang dan Han
Ku Wuji · Karya Kreatif AI · Novel petualangan angkutan sungai bernuansa Tiongkok kuno · Sudah tamat · 36 bab · 13 kali dibaca
Setelah tiga puluh enam tahun menjadi pandu sungai, Pak He akhirnya menyisihkan cukup uang untuk pulang, dan perahu baru muridnya pun telah mengibarkan bendera merah. Namun, pada malam ia tertahan di dermaga, gong permintaan pertolongan berbunyi dari jeram Luokou. Air musim gugur sedang surut, dan longsoran gunung telah mengubah jalur selamat pada peta sungai lama; seperahu prajurit terluka, sepucuk meriam berat, serta tangannya yang kian gemetar, semuanya terjebak di sungai yang tak bisa menunggu fajar.
Buku ini merupakan karya orisinal yang ditulis dengan bantuan AI, dikembangkan dari 《江汉》 (Sungai Jiang dan Han) karya Du Fu serta cerpen orisinal situs ini, 《老马识暗滩》 (Kuda Tua Mengenali Gosong Tersembunyi). Tokoh, penanggalan, ruas sungai, rancangan perahu, dan peraturan militer semuanya merupakan rekaan, bukan saduran puisi aslinya ataupun biografi sang penyair.
Daftar isi karya
36 bab · Teks lengkap telah siap- Sebuah Tangan yang Tak Mau Berhenti
- Saluran yang Pertama Terlihat dari Perahu Garam
- Satu Kalimat yang Tak Dituliskan dalam Surat
- Bendera Merah Naik ke Tiang
- Orang-Orang yang Menunggu Kapal
- Kuda Memakan Sebaris Sayur
- Satu Garis Putih Tambahan pada Riak Air Lama
- Bangku yang Tak Dapat Ditahan Tinggal
- Paku Sungai yang Terakhir
- 隔一层水的家
- 箱里不放旧泥
- 绕路要多的一日
- 枕边没有水声
- 红背心全是泥
- 没人肯先松的结
- 四条碎布
- 四个人过不去的一夜
- 他没有收下那张图
- 树上那一道旧伤
- 刀不再压在炮上
- 树根吃住一条缆
- 还须卸去的一半
- 舵前留给另一个人
- 鱼脊石边的曲
- 天明以前的一碗水
- 交不全的军器
- 泥下的铜声
- 岸下那一点旧泥
- 一个月不能领的饷
- 十处水深
- 门里已经放了东西
- 一匹不知道田界的马
- 水尺上的冷手
- 屋顶漏下来的光
- 一张没有填满的图
- 给老马留一条路
Kolom komentar
Sedang memuat komentar…
Ingin mengatakan sesuatu?Masuk untuk ikut berkomentar →