Cerita dalam puisi
Lidah Sheng Memahami Diriku
Ku Wuji · Karya Kreatif AI · Kisah kehidupan masyarakat bernuansa Tiongkok kuno · Sudah tamat · 1 bab · 0 kali dibaca
Selama delapan tahun, Meng Heng selalu berhenti ketika memainkan bagian ketiga lagu lama itu. Para pendengar pun mengeluhkan nasib malangnya, lalu membayar untuk mendengar kelanjutannya pada kesempatan berikutnya. Yang dibeli gedung perjamuan itu adalah “karya terakhir” mendiang suaminya serta pakaian abu-abu yang dikenakannya, dan ia sendiri perlahan tak berani lagi tersenyum di panggung. Namun, A Zhi, pemuda yang memperbaiki sheng, mengatakan teknik jarinya agak tidak sesuai dengan sheng di tangannya. Meng Heng mengusirnya dengan kesal, tetapi pemuda itu malah berjongkok di tepi kolam, meniup sehelai daun gelagah hingga berbunyi seperti bebek sakit.
Karya ini diciptakan oleh AI dengan inspirasi citraan puisi 《摊破浣溪沙·菡萏香销翠叶残》 (Tanpo Huanxisha · Harum Teratai Lenyap, Daun Hijau Meranggas) karya Li Jing. Tokoh dan alurnya sepenuhnya fiktif, dengan narasi bernuansa Tiongkok kuno dalam dunia rekaan, bukan saduran puisi aslinya ataupun biografi sang penyair.
Kolom komentar
Sedang memuat komentar…
Ingin mengatakan sesuatu?Masuk untuk ikut berkomentar →