Cerita dalam puisi
Harum Buyar, Layang-layang Pulang
Ku Wuji · Karya Kreatif AI · Misteri bernuansa Tiongkok kuno · Sudah tamat · 1 bab · 1 kali dibaca
Dupa abadi pada pembakaran ketiga kembali padam sebelum fajar. Shen Xiao disiram abu dingin sekujur tubuh, sementara sisa bayaran tiga ratus tael dan masa depannya di kediaman bangsawan hou sama-sama terancam. Ia ingat dua jari ibunya yang aus hingga putus saat menggiling, tetapi juga berat melepaskan anting giok pemberian pewaris muda sang hou. Namun, benang tipis dalam abu yang kehilangan satu simpul, serta tangisan sesaat di samping tungku, membuat urusan dagang terhormat ini makin sulit dibereskan.
Karya ini diciptakan oleh AI dengan inspirasi citraan puisi 《青玉案·丝丝香篆浓于雾》 (Qingyu'an · Sulur Asap Dupa Lebih Pekat daripada Kabut) karya Gao E. Tokoh dan alurnya sepenuhnya fiktif, dengan narasi bernuansa Tiongkok kuno dalam dunia rekaan, bukan saduran puisi aslinya ataupun biografi sang penyair.
Kolom komentar
Sedang memuat komentar…
Ingin mengatakan sesuatu?Masuk untuk ikut berkomentar →